Home FikihIbadah Amal dan Tahlil-Takbir-Tahmid di 10 Hari Pertama Zulhijjah

Amal dan Tahlil-Takbir-Tahmid di 10 Hari Pertama Zulhijjah

by Ustadz Ivana

10 Hari Pertama Zulhijah adalah saat di mana amal ibadah dilipatgandakan pahala oleh Allah dengan lipat ganda yang sangat besar. Hanya mati syahid yang bisa mengalahkan pahala amal di 10 hari ini.

📋 A. AMAL TERBAIK

Amal di 10 Hari Pertama Zulhijah adalah amal yang paling besar pahalanya, bahkan melebihi pahala jihad. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللّٰهِ مِنْ هٰذِهِ الْأَيَّامِ

“Tiada hari-hari yang amal shalih lebih disukai Allah daripada hari-hari sepuluh” –permulaan Zulhijjah.

Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bahkan jihad di jalan Allah sekalipun?”, beliau ﷺ menjawab:

وَلَا الْجِهَادُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذٰلِكَ بِشَيْءٍ

“Benar, bahkan berjihad di jalan Allah sekalipun, kecuali orang yang berjihad dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak satupun dari keduanya yang kembali (mati syahid)” (HSR Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah -lafalnya-).

(Tuntunan ‘Idain dan Qurban, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah)

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

📋 B.HADITS DHA’IF

Adapun hadits yang secara khusus menyebut: “puasa satu harinya setara dengan puasa setahun, dan salat malamnya setara dengan salat malam saat Lailatul Qadar” (HR Tirmidzi dan lainnya) adalah hadits dha’if (lemah).

Imam Tirmidzi yang mencatat hadits ini sendiri mengatakan “Gharîb” (beliau menyebut dha’if dengan istilah Gharîb). Sebab, dalam sanadnya ada rawi bernama Nahhas bin Qahm,yang semua ulama hadits sepakat bahwa dia rawi yang dha’if (as Silsilah adh Dha’îfah no. 5142).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

📋 C. PERBANYAK TAHLIL, TAKBIR, DAN TAHMID DI 10 PERTAMA ZULHIJAH

Rasulullah ﷺ bersabda:

فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّكْبِيْرِ وَالتَّحْمِيْدِ

“Karena itu  perbanyaklah olehmu pada hari-hari itu tahlil, takbir, dan tahmid” (HSR Ahmad dan Thabrani).

Di antara lafal tahlil, takbir, dan tahmid adalah yang diajarkan oleh ‘Umar bin Khattab dan Ibnu Mas’ud:

اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدِ

“Allah Maha Besar Allah Maha Besar,Tiada Tuhan Selain Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan Bagi Allah Segala Pujian” (SR ‘Abdurrazzaq).

(Tuntunan ‘Idain dan Qurban, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah)

Selain itu ada juga berbagai variasi lafal lain (misalnya: takbir 3x di awal dan Allâhu Akbaru Kabîrâ dst) yang sama-sama benar, seperti yang diterangkan Imam Shan’ani dalam Subul as Salâm , Imam asy Syirazi dalam al Muhadzdzab , dll. Yang penting adalah mengucapkan tahlil, takbir, dan tahmid.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Share agar kamu dapat pahala jariyah

[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, A291144180623].

Related Articles

2 comments

didi May 28, 2025 - 08:53

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustadz ana mau tanya selain memperbanyak Takbir Tahlil dan Tahmid di 10 hari pertama Dzulhijjah apa berpuasa dari tanggal 1 sd tanggal 8 boleh berpuasa, selain puasa Arofah atau puasa di tgl 9 Dzulhijjah..mohon pencerahan Pak Ustadz..jazakallahu khairan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Reply
Ustadz Ivana June 2, 2025 - 14:38

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh..
Iya, dibolehkan dan baik berpuasa tanggal 1-8 Zulhijah, karena keutamaan amal di 10 hari pertama Zulhijah tersebut.

Reply

Leave a Reply to didi Cancel Reply