Sebagian di antara kita selalu membaca Shadaqallahul ‘Azhim setelah membaca Quran. Makna kalimat ini baik, tetapi adakah anjuran membacanya setiap kali selesai membaca Quran?
Dalam Surat Ali ‘Imran ayat ke-95, ada ayat yang berbunyi:
قُلْ صَدَقَ اللّٰهُ
“Katakanlah: ‘Benarlah (apa yang difirmankan) Allah’”.
Ayat ini adalah perintah untuk membenarkan keterangan Allah bahwa seluruh makanan halal bagi Bani Israil selain yang dulu diharamkan oleh Israil (Nabi Ya’qub) sendiri yaitu daging dan susu onta, dahulu sebelum turunnya Taurat ke Nabi Musa.
Jadi, berdasarkan rangkaian ayat-ayat sebelumnya, ayat ini tidaklah memerintahkan untuk mengucapkan Shadaqallâhul ‘Azhîm (Benarlah Allah Yang Maha Agung) setiap selesai dari membaca Quran.
Selain itu, Rasulullah ﷺ dan para sahabat beliau juga tidak mengucapkan kalimat ini setelah membaca Quran.
Oleh sebab itu, tidak disyariatkan untuk membiasakan mengakhiri bacaan Quran dengan ucapan ini, dengan tetap meyakini bahwa Maha Benar Allah Yang Maha Agung dengan segala firmanNya.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
📚 Referensi:
– Tanya Jawab Agama I/16, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah
– Al Jâmi’ li Aḥkâm al Qur`ân karya Imam Qurthubi, cet. Muassasah ar Risalah, V/202-203.
Share agar kamu dapat pahala jariyah
[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, R190345041023].
