Home Sirah Nabawiyah Perang-perang Rasulullah ﷺ (Bagian Ketiga)

Perang-perang Rasulullah ﷺ (Bagian Ketiga)

by Ustadz Ivana

Rasulullah ﷺ pernah melakukan 27 gahzwah (perang) dan mengirim 70an sariyyah.

Di tulisan yang pertama telah disebutkan 8 perang yang terjadi di tahun 2 H: 1. Perang Abwa`, 2. Perang Buwath, 3. Perang Safwan (Badar Pertama), 4. Perang ‘Usyairah, 5. Perang Badar, 6. Perang Bani Sulaim, 7. Perang Bani Qainuqa’, 8. Perang Sawiq.

Di tulisan yang kedua telah disebutkan empat perang di tahun 3 H (9. Perang Ghathafan, 10. Perang Bahran, 11. Perang Uhud, 12. Hamra` al Asad) dan tiga perang di tahun 4 H (13. Perang Bani Nadhir, 14. Perang Dzatur Riqa’, 15. Perang Badar Akhir).

Dan di tulisan ketiga ini kita akan membaca perang-perang Rasulullah ﷺ di tahun 5 dan 6 H.

D. TAHUN 5 H

16. Perang Dumatul Jandal (غَزْوَةُ دُوْمَةِ الْجَنْدَلِ)

a. Waktu: 25 Rabiul Awal 5 H.

b.Tempat: Dumatul Jandal, sebuah wilayah yang berjarak 856 Km dari Madinah dan 400 Km dari Tabuk.

c. Sebab: Rasulullah ﷺ mendengar kabar bahwa beberapa kabilah berkumpul di Dumatul Jandal untuk memerangi Rasulullah ﷺ, serta menzalimi kafilah-kafilah yang melewati tempat mereka berkumpul.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 1.000 orang. Mereka bergerak saat malam dan bersembunyi (diam) saat siang

– Pasukan musuh: Kabilah-kabilah yang berkumpul di Dumatul Jandal.

e. Pembawa Bendera: Ali bin Abi Thalib.

f. Hasil:

– Ketika kabilah-kabilah di Dumatul Jandal itu mendengar kedatangan Rasulullah ﷺ, mereka kabur tanpa pertemputan. Rasulullah ﷺ mendapat rampasan berupa ternak dan harta mereka. Kemudian beliau menyebar beberapa ekspedisi untuk memburu mereka, tetapi tidak ada yang ditemukan

– Menakuti pasukan Romawi yang ada di wilayah yang dijangkau Rasulullah ﷺ dengan pasukan beliau di perbatasan mereka. Mereka sadar bahwa pasukan umat Islam sudah tidak jauh lagi.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

17. Perang Bani Mushthaliq (غَزْوَةُ بَنِي الْمُصْطَلِقِ)

Disebut juga sebagai Perang Muraisi’ (غَزْوَةُ الْمُرَيْسِيْعِ).

a. Waktu: Sya’ban 5 H atau 6 H.

b.Tempat: Muraisi’, yaitu sumber air di dekat perkampungan Sulaim, jaraknya 240 Km dari Madinah.

c. Sebab: Bani Mushthaliq dipimpin oleh Harits bin Abu Dhirar berkumpul untuk memerangi Rasulullah ﷺ.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 700 orang dan 30 pasukan berkuda

– Pasukan musuh: Bani Mushthaliq (tidak disebutkan jumlahnya).

e. Pembawa Bendera: Bendera Muhajidin dipegang oleh Abu Bakar, dan Bendera Anshar dipegang oleh Sa’d bin Ubadah.

f. Hasil:

– Nabi ﷺ menyergap Bani Mushthaliq secara tiba-tiba, lalu terjadilah pertempuran

– Dari pihak umat Islam hanya ada satu sahabat yang gugur. Adapun di pihak musuh ada yang kabur, ada 10 orang yang tewas. Selain itu, harta, wanita, dan anak mereka ditawan oleh umat Islam

– Di antara yang tertawan adalah Juwairiyah anaknya Harits pemimpin Bani Mushthaliq. Harits masuk Islam, dan Juwairiyah akhirnya dinikahi Nabi ﷺ.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

18. Perang Ahzab (غَزْوَةُ الْأَحْزَابِ)

Disebut juga sebagai Perang Khandaq (غَزْوَةُ الْخَنْدَقِ).

a. Waktu: Syawal 5 H.

b.Tempat: Luar Madinah. Salman al Farisi mengusulkan pembuatan Khandaq (parit) untuk melindungi Madinah dari serangan. Parit tersebut dibuat sepanjang 3.000 m, lebarnya 9 m, dan kedalamannya 5.

c. Sebab: Kelompok-kelompok (bahasa Arabnya: Ahzab) Suku Quraisy dan musyrik Arab bersatu untuk mengepung Madinah.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 3.000 orang

– Pasukan musuh: 100.000

e. Pembawa Bendera: Bendera Muhajidin dipegang oleh Zaid bin Haritsah, dan Bendera Anshar dipegang oleh Sa’d bin Ubadah.

f. Hasil:

– Musuh mengepung di luar parit selama sebulan dan tidak mampu menyeberanginya. Allah mengirim angin untuk memporak-porandakan perkemahan mereka, serta mengirim para malaikat untuk mengguncang hati mereka. Merekapun kembali sebagai pihak yang kalah

– Nu’aim bin Mas’ud memiliki peran untuk merusak hubungan pasukan Ahzab dengan Yahudi di dalam Madinah

– Yahudi Bani Quraizhah (salah satu suku Yahudi di Madinah) memutus perjanjian dengan Rasulullah ﷺ; maka mereka pun dikalahkan dan harta mereka dirampas.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

19. Perang Bani Quraizhah (غَزْوَةُ بَنِيْ قُرَيْظَةَ)

a. Waktu: Setelah Perang Ahzab, yaitu pada 23 Zulkaidah 5 H.

b.Tempat: Perkampungan Yahudi Bani Quraizhah di Madinah.

c. Sebab: Yahudi Bani Quraizhah melakukan pengkhianatan terhadap kaum muslimin dan berkongsi dengan orang-orang musyrik untuk memerangi Rasulullah ﷺ.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 3.000 orang

– Pasukan musuh: 700 orang.

e. Pembawa Bendera: Ali bin Abi Thalib.

f. Hasil:

– Rasulullah ﷺ mengepung mereka selama 25 hari

– Mereka menyerah pada kepurusan Sa’d bin Ubadah. Pria dewasa dibunuh (sekitar 700 orang), harta dibagi-bagi, anak-anak dan wanita ditawan.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

E. TAHUN 6 H

20. Perang Bani Lihyan (غَزْوَةُ بَنِيْ لِحْيَانَ)

a. Waktu: Rabiul Awal atau Jumadil Awal 6 H.

b.Tempat: Wilayah Ghuran yang terletak 87 Km dari Mekkah dan 35 Km dari Jeddah.

c. Sebab: Bani Lihyan membunuh 10 sahabat Rasulullah ﷺ yang diantaranya adalah Khubaib bin Adi al Anshari, maka Rasulullah ﷺ memerangi mereka.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 200 orang

– Pasukan musuh: Orang-rang dari Bani Lihyan.

e. Pembawa Bendera: Ali bin Abi Thalib.

f. Hasil:

– Orang-orang Bani Lihyan kabur ke puncak-puncak gunung setelah mendengar kedatangan Rasulullah ﷺ. Beliau tinggal di sana selama satu atau dua hari, dan mengirim beberapa ekspedisi untuk memburu mereka tetapi tidak ada yang ditemukan

– Kemudian Rasulullah ﷺ pergi ke daerah Usafan bersama 200 pasukan berkendara, hingga suku Quraisy mengetahui keberadaan beliau dan menjadi takut.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

21. Perang Dzi Qirad (غَزْوَةُ ذِيْ قِرَدٍ)

a. Waktu: Rabiul Awal 6 H, ada yang mengatakan di bulan Muharam 7 H.

b.Tempat: Daerah Ghabah, 25 Km di sebelah barat laut Madinah.

c. Sebab: Mengejar Uyainah bin Hishn al Fizari yang merampas unta milik Rasulullah ﷺ dan membunuh penggembalanya. Orang pertama yang mengetahui hal ini adalah Salamah bin Akwa’. Maka Rasulullah ﷺ mengejar hingga di Dzi Qirad, di sana beliau tinggal selama sehari semalam.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 500 orang

– Pasukan musuh: 40 penunggang kuda bersama Uyainah bin Hishn.

e. Pembawa Bendera: Miqdad bin Amru.

f. Hasil:

– Unta Rasulullah ﷺ dikembalikan

– 2 sahabat gugur, dan sejumlah penunggang kuda pengikut Uyainah bin Hishn tewas

– Orang-orang Arab di sekitar Madinah menjadi takut untuk berbuat macam-macam ke wilayah Madinah.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

22. Perang Hudaibiyah (غَزْوَةُ الْحُدَيْبِيَةِ)

a. Waktu: Zulkaidah 6 H.

b.Tempat: Hudaibiyah adalah kampung yang berjarak 22 Km dari Mekkah.

c. Sebab:

– Rasulullah ﷺ dan para sahabat berangkat ke Mekkah dengan maksud menunaikan umrah, dan bukan untuk berperang. Tetapi Quraisy mengirim sebagian pasukan mereka, tetapi dihindari oleh beliau dan tidak terjadi pertempuran

– Rasulullah ﷺ mengutus Utsman bin Affan sebagai duta ke orang-orang kafir di Mekkah. Tetapi dia terlambat kembali dan tersiar kabar bahwa dia dibunuh. Maka kaum muslimin membaiat Rasulullah ﷺ untuk siap mati ‘Baiatur Ridwan’

– Kemudian ternyata Utsman kembali dengan selamat.

d. Jumlah Pasukan:

– Pasukan muslim: 1.400 orang

– Pasukan musuh: Pasukan Khalid bin Walid yang saat itu dia belum masuk Islam.

e. Pembawa Bendera: Tidak ada, karena Utsman kembali dan tidak terjadi perang.

f. Hasil:

Perjanjian damai dengan kafir Quraisy. Di antara poin pokoknya adalah

– Gencatan senjata selama 10 tahun

– Orang Quraisy yang datang kepada Muhammad ﷺ tanpa izin walinya maka harus dikembalikan ke Quraisy. Tetapi jika pengikut Muhammad ingin bergabung dengan Quraisy maka tidak dikembalikan

– Orang-orang Islam harus kembali tahun ini, dan umrahnya tahun depan.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Related Articles

Leave a Comment