Home HaditsPenjelasan Hadits Penjelasan Umdatul Ahkam (Hadits Ke-24): Hukum Mengusap Khuff Saat Mukim

Penjelasan Umdatul Ahkam (Hadits Ke-24): Hukum Mengusap Khuff Saat Mukim

by Ustadz Ivana

-Dari 1. Kitab Thaharah, 3. Bab Mengusap Kedua Khuf-

1. كِتَابُ الطَّهَارَةِ – 3. بَابُ الْمَسْحِ عَلَ الْخُفَّيْنِ

A. Redaksi Hadits:

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ رضيَ اللهُ عنهما قَالَ: كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ ﷺ فَبَالَ وَتَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ . مختصر

2/24. Dari Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata:

“Dahulu aku menyertai Nabi ﷺ; beliau kemudian kencing dan berwudu dengan mengusap kedua khuff beliau” -secara ringkas (HSR Muslim).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

B. Sahabat yang Meriwayatkan Hadits Ini: Hudzaifah bin Yaman

Biografinya sudah ditulis di hadits no. 20.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

C. Tema Hadits: Hukum mengusap kedua khuff saat berwudu (hl).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

D. Kosa Kata:

– Ringkas (مُخْتَصَرٌ): Ini adalah perkataan Imam Abdul Ghani al Maqdisi. Maksudnya adalah redaksi yang disebutkan adalah potongan (bukan redaksi utuh) dari sebuah hadits (af).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

E. Makna Umum:

Hudzaifah menceritakan bahwa Nabi ﷺ pernah buang air, kemudian berwudu dengan mengusap kedua khuff sebagai ganti membasuh kaki. Dan ini terjadi di Madinah (bukan saat safar) (ut).

Rasulullah ﷺ bersabda tentang batas penggunan khuff:

ثَلاثَةَ أيَّامٍ ولَيالِيَهُنَّ لِلْمُسافِرِ ويَوْمًا ولَيْلَةً لِلْمُقِيمِ

“Tiga hari tiga malam untuk musafir, dan sehari semalam untuk orang mukim” (HSR Muslim).

Hadits ini juga menunjukkan bahwa mengusap khuff bukan hanya untuk musafir, tetapi juga untuk orang yang mukim.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

F. Faidah Terkait Hadits Ini:

– Boleh mengusap khuff bagi orang yang mukim (bukan musafir). Karena hadits ini terkait kondisi Nabi ﷺ saat mukim di Madinah (br)

– Di sebagian manuskrip kitab Umdatul Ahkam terdapat redaksi “ketika safar”, tetapi redaksi ini tidak benar. Dan justru yang benar adalah “di Madinah” (ut)

– Boleh berwudu dengan mengusap khuff setelah berhadats (hadats kecil) (af). Berwudu dengan mengusap khuff bukan hanya untuk orang yang mengulangi wudu (padahal belum batal) untuk salat berikutnya.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Referensi:

– br, Abdurrahman al Barrak: العدة في فوائد أحاديث العمدة، عبد الرحمن بن ناصر البراك، الحديث الـ24

– ut, Utsaimin: تنبيه الأفهام شرح عمد الأحكام، محمد بن صالح العثيمين، الحديث الـ22

– af, Abdullah al Fauzan: مورد الأفهام في شرح عمدة الأحكام ج1، عبد الله بن صالح الفوزان، الحديث الـ26.

Related Articles

Leave a Comment