-Dari 1. Kitab Thaharah, 1. Bab Bersuci dari Buang Air-
1. كِتَابُ الطَّهَارَةِ – 1. بَابُ الْاسْتِطَابَةِ
A. Redaksi Hadits:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ إذَا دَخَلَ الْخَلاءَ قَالَ: اللّٰهُمَّ إنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
الاستطابةُ: الاستنجاءُ.
الخُبُثُ: بضمِّ الخاءِ والباءِ، جمعُ خبيثٍ، وهمْ ذُكرانُ الشياطينِ
الخبائثُ: جمعُ خبيثةٍ، وهنَّ إِناثُ الشياطينِ
1/13. Dari Anas radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi ﷺ dahulu apabila hendak masuk kamar kecil mengucapkan:
اللّٰهُمَّ إنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari para setan laki-laki dan para setan perempuan” (HSR Bukhari dan Muslim).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
B. Sahabat yang Meriwayatkan Hadits Ini: Anas bin Malik
Abu Hamzah Anas bin Malik al Anshari al Khazraji, pelayan Nabi ﷺ. Ketika Nabi ﷺ datang ke Madinah, Sulaim binti Milhan membawa anaknya yang berusia 10 tahun dan mengatakan: “Ini adalah Anas, anak yang akan melayani Anda”. Beliaupun menerimanya dan mendoakan: “Ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya, serta masukkanlah dia ke surga”. Anas mengatakan: “Aku telah melihat yang dua (banyak harta dan anak), dan aku masih mengharap yang ketiga (surga)”.
Anas terus menjadi pelayan Nabi ﷺ di hingga beliau wafat. Setelah beliau wafat, Anas tetap tinggal di Madinah lalu pindah ke Bashrah dan menjadi sahabat yang terakhir wafat di sana. Sebagian ulama mengatakan bahwa dia wafat tahun 90 H (af).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
C. Tema Hadits: Doa yang diucapkan saat hendak masuk kamar kecil (hl), bukan ketika sudah ada di dalam kamar kecil.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
D. Kosa Kata:
– Kamar kecil (الْخَلَا): tempat kosong, yaitu tempat yang disediakan untuk buang air, baik itu tanah luas ataupun bangunan tertentu (bs, af)
– Ya Allah (اللّٰهُمَّ): Asalnya adalah يَا الله, yang panggilan yâ-nya dihapus dan diganti dengan huruf mim di akhir agar bisa memulai dengan menyebut nama Allah, juga redaksi ini karena sering digunakan (af)
– Para setan laki-laki dan para setan perempuan (الْخُبُث وَالْخَبَائِث): Khubuts adalah bentuk jamak dari khabîts (الْخَبِيْث, laki-laki yang buruk) yaitu setan laki-laki. Adapun Khabâits adalah bentuk jamak dari khabîtsah (الْخَبِيْث, perempuan yang buruk) yaitu setan perempuan. Adapun jika dibaca dengan sukun pada ba` (الخُبْث) maka ia bermakna keburukan dan khabâits bermakna pengikut / penyebar keburukan. Tempat-tempat yang buruk (kotor) adalah tempatnya para setan (sd).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
F. Makna Umum:
Pekerjaan setan adalah berusaha merusak agama dan ibadah seorang muslim, dengan menggerakkan syubhat dan syahwat; dan mereka bertempat tinggal di tempat kotor seperti kamar kecil. Maka Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk memohon perlindungan kepada Allah dari mereka saat akan masuk kamar kecil (bs).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
F. Faidah Terkait Hadits Ini:
– Anjuran untuk membaca doa sebelum masuk kamar kecil (br)
– Setan -dan jin secara umum- ada yang laki-laki dan ada yang perempuan (br)
– Rasulullah ﷺ danpara nabi lainnya adalah manusia dengan aneka kemanusiaan mereka (br). Kemanusiaan para nabi ini penting agar mereka dapat memberi contoh kepada umat tentang adab kamar kecil dan lainnya
– Mereka yang baik akan menyukai tempat yang baik, dan mereka yang buruk akan menyukai tempat yang baik (br).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Referensi:
– sd, Abdurrahman as Sa’di: التعليقات على عمدة الأحكام، عبد الرحمن بن ناصر السعدي، الحديث الـ13
– br, Abdurrahman al Barrak: العدة في فوائد أحاديث العمدة، عبد الرحمن بن ناصر البراك، الحديث الـ13
– hl, Salim al Hilali: زبدة الأفهام بفوائد عمدة الأحكام، أبو أسامة سليم بن عيد الهلالي، الحديث الـ13
– bs, Abdullah Bassam: تيسير العلام شرح عمدة الأحكام، عبد الله بن عبد الرحمن آل بسام، الحديث الـ13
– af, Abdullah al Fauzan: مورد الأفهام في شرح عمدة الأحكام ج3، عبد الله بن صالح الفوزان، الحديث الـ13.
