Home Akidah Mengapa Malaikat Jibril Juga Dinamai Rûḥ (Roh)?

Mengapa Malaikat Jibril Juga Dinamai Rûḥ (Roh)?

by Ustadz Ivana

Malaikat Jibril disebut dalam Quran sebagai Ruh, Ruhul Qudus, dan ar Ruhul Amin. Ruh artinya nyawa, mengapa Malaikat Jibril disebut demikian?

📋 A. REDAKSI HPT

Kita wajib percaya, Allah itu mempunyai Malaikat yang bersayap … ada yang menjadi utusan seperti Jibril dan Mikail.

نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ [193] عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ

Dia dibawa turun oleh ar Ruhul Amin (Jibril) [193] ke dalam hatimu agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan [194]” (Surat asy Syu’ara`: 193-194).

(Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah I/15, 16, 30).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

📋 B. RÛḤ, RÛḤUL QUDUS, DAN AR RÛHUL AMÎN

Malaikat Jibril juga dinamai sebagai Rûḥ (roh, nyawa), Rûḥul Qudus (roh suci), dan Ar Rûhul Amîn (roh yang terpercaya). Allah berfirman:

يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا

“Pada hari ketika Ruh (Jibril) dan para malaikat berdiri bershaf-shaf” (Surat an Naba`: 38),

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ

“Katakanlah: ‘Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar’” (Surat an Nahl 102), dan

نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ

Dia dibawa turun oleh ar Ruhul Amin (Jibril) (Surat asy Syu’ara`: 193-194).

Dia dinamai Rûḥ karena bertugas menyampaikan wahyu pada para nabi, yang mana wahyu merupakan sebab kehidupan ruh.

(Ḥaqîqah al Malâikah karya Syaikh Ahmad bin Muhammad an Najjar hal. 45-46).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

📋 C. TUGAS LAIN MALAIKAT JIBRIL

Selain memiliki tugas utama berupa menyampaikan wahyu -sehingga Malaikat Jibril juga dinamai Rûḥ, Rûḥul Qudus, dan Ar Rûhul Amîn; dia juga memiliki tugas lain seperti:

1. Membalik tanah tempat tinggal umat Nabi Luth:

وَلَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُنَا إِبْرَاهِيمَ بِالْبُشْرَىٰ قَالُوا سَلَامًا ۖ قَالَ سَلَامٌ ۖ فَمَا لَبِثَ أَنْ جَاءَ بِعِجْلٍ حَنِيذٍ [69] فَلَمَّا رَأَىٰ أَيْدِيَهُمْ لَا تَصِلُ إِلَيْهِ نَكِرَهُمْ وَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةً ۚ قَالُوا لَا تَخَفْ إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَىٰ قَوْمِ لُوطٍ [70]

“Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada lbrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan: ‘Selamat’. Ibrahim menjawab: ‘Selamatlah,’ maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang [69] Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Malaikat itu berkata: ‘Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah (malaikat-malaikat) yang diutus kepada kaum Luth’ (Surat Hud 69-70).

Para malaikat itu adalah Jibril, Mikail, dan Israfil. Ada pula yang mengatakan bahwa jumlah mereka mencapai 9 atau 11 malaikat (Fatḥ al Qadîr karya Imam Syaukani II/709).

2. Memberi kabar gembira kepada Maryam

إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ

Ketika Malaikat berkata: ‘Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran putera yang diciptakan) dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Surat Ali ‘Imran: 45).

Malaikat ini adalah Jibril (Aysar at Tafâsîr karya Syaikh Abu Bakar Jabir al Jazairi I/318).

3. Membantu pasukan muslim di Perang Badar

Pada perang Badar, Rasulullah ﷺ bersabda: “Inilah Jibril sedang memegang (mengendalikan) kepala kudanya, dengan alat perangnya” (HSR Bukhari).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Share agar kamu dapat pahala jariyah

[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, Sl130245290823].

Related Articles

Leave a Comment