Pertanyaan: Jika seseorang memasuki masjid ketika azan dikumandangkan, sebaiknya dia mendahulukan Salat Tahiyat Masjid atau menjawab azan dan doa-dzikir setelah azan?
๐ JAWABAN:
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
ุฅูุฐูุง ุฏูุฎููู ุฃูุญูุฏูููู ู ุงููู ูุณูุฌูุฏู ููููุง ููุฌูููุณู ุญูุชููู ููุตูููููู ุฑูููุนูุชููููู
โJika salah seorang di antara kalian memasuki masjid maka janganlah duduk sebelum salat dua rakaatโ (HSR Bukhari dan Muslim), dan:
ุฅูุฐูุง ุณูู ูุนูุชูู ู ุงููููุฏูุงุกู ููููููููุง ู ูุซููู ู ูุง ููููููู ุงูู ูุคูุฐูููู
โJika kalian mendengar azan maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muadzinโ (HSR Bukhari dan Muslim). Kecuali แธฅayya โalash shalรขh dan แธฅayya โalal falรขแธฅ dijawab dengan lรข แธฅawla walรข quwwata Illรข billรขh . Selain itu, beliau juga mengajarkan berbagai doa dan dzikir setelah mendengar azan.
Hadits-hadits di atas dapat dijamak atau dikompromikan dengan mengatakan bahwa: Yang lebih utama adalah mendengarkan dan menjawab azan, kemudian membaca doa dan dzikir setelah azan, kemudian menunaikan Tahiyat Masjid maupun salat sunnah lainnya. Dengan begitu kita bisa mendapatkan banyak kebaikan sekaligus.
Jadi, boleh saja jika kita langsung salat tanpa menjawab azan. Tetapi yang lebih baik adalah menjawab azan dulu.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
Adapun jika sudah mendengar iqamat (apalagi jika salat berjamaah telah dimulai) maka tidak boleh memulai salat sunnah. Rasulullah ๏ทบ bersabda:
ุฅูุฐูุง ุฃููููู ูุชู ุงูุตููููุงุฉู ููููุง ุตูููุงุฉู ุฅููููุง ุงููู ูููุชููุจูุฉู
โJika iqamat dikumandangkan maka tidak ada salat selain salat wajibโ (HSR Muslim).
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ Referensi:
– Tanya Jawab Agama VI/163-165, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah
Share agar kamu dapat pahala jariyah
[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, Sn210445061123].
