Home Lain-lain Kaidah: Paham Hukum Tetapi Tidak Tahu Konsekuensinya

Kaidah: Paham Hukum Tetapi Tidak Tahu Konsekuensinya

by Ustadz Ivana

Terkadang seseorang mengerti bahwa perbuatannya baik atau buruk, tetapi tidak paham detail keutamaan atau bahayanya. Apakah dia tetap mendapatkan semua detail tersebut?

๐Ÿ“‹ A. DALAM HAL YANG BURUK

Orang yang mengetahui keharaman suatu perbuatan, maka dia bisa mendapatkan semua dampak buruknya yang dia ketahui maupun tidak. Pengetahuan bahwa perbuatan tersebut haram harusnya sudah cukup untuk menghalanginya. Dan semua ulama telah sepakat tentang hal ini.

Terdapat sebuah kaidah tentang hal ini:

ู…ูŽู†ู’ ุนูŽู„ูู…ูŽ ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ูŽ ูˆูŽุฌูŽู‡ูู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูุฑูŽุชูŽู‘ุจู ู„ูŽู…ู’ ูŠูุนู’ุฐูŽุฑู’

โ€œOrang yang mengetahui hukum (haram) tetapi tidak mengetahui konsekuensinya, dia tidak dimaafkanโ€.

Contohnya adalah orang yang tahu bahwa dilarang berbicara saat salat tetapi tidak tahu bahwa itu membatalkan salat, salatnya tetap batal. Begitu pula orang yang mengetahui haramnya berhubungan suami istri di siang hari bulan Ramadan tetapi tidak tahu bahwa ada hukuman berupa kaffarat, dia tetap wajib membayar kaffaratnya.

Dahulu ada orang berhubungan badan di siang hari Ramadan dan tidak mengetahui akan disuruh membayar kaffarat, Rasulullah ๏ทบ tetap memerintahkannya membayar kaffarat.

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“‹ B. DALAM HAL YANG BAIK

Dalam amal kebaikan, orang yang melakukannya dengan niat dan cara yang benar akan mendapatkan semua keutamaan amal tersebut; walaupun dia tidak meniatkan seluruh keutamaannya secara khusus.

Orang yang beristighfar hanya dengan maksud menghapus dosa, tetap akan dirahmati oleh Allah. Allah berfirman:

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ู’ ุณููˆุกู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุธู’ู„ูู…ู’ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ุซูู…ูŽู‘ ูŠูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูŽุฌูุฏู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุบูŽูููˆุฑู‹ุง ุฑูŽุญููŠู…ู‹ุง

โ€œDan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayangโ€ (Surat an Nisa: 110).

Begitu pula dalam amal-amal baik lainnya, orang yang beramal baik akan mendapatkan seluruh keutamaan amal tersebut; meskipun dia hanya berniat baik secara umum dan tidak semua keutamaan amal tersebut dia ketahui.

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“š Referensi:

Al Jahl bi al Aแธฅkรขm asy Syarโ€™iyyah wa Atasruh fi al Fiqh al Islรขmi karya Zahran bin Ibrahim Kadah hal. 100

– islamqa.info/ar/answers/422414, islamweb.net/ar/fatwa/329080.

Share agar kamu dapat pahala jariyah

[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA, Sn010646021224].

Related Articles

Leave a Comment