A. ISTRI-ISTRI RASULULLAH ﷺ (no. 1-8)
1. Khadijah binti Khuwailid (خَدِيْجَةُ بِنْبُ خُوَيْلِدٍ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: Sebelum beliau menjadi nabi, umur beliau saat itu 25 tahun dan Khadijah 40 tahun.
Wafat: Tahun kesepuluh kenabian, 3 tahun sebelum Rasulullah ﷺ hijrah.
Khadijah adalah istri pertama yang dinikahi oleh Rasulullah ﷺ, dan beliau tidak menikah dengan wanita lainnya selama dia masih hidup. Khadijah merupakan istri yang setia menemani Rasulullah ﷺ di masa sulit dakwah fase Mekkah.
Enam dari tujuh anak Rasulullah ﷺ dilahirkan oleh Khadijah.
Sebelum dinikahi Rasulullah ﷺ, Khadijah pernah menikah dengan Abu Halah dan Atiq bin Aidz.
.
2. Saudah binti Zam’ah (سَوْدَةُ بِنْتُ زَمْعَةَ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: Syawal tahun kesepuluh kenabian
Wafat: 55 H.
Dahulu ketika takut diceraikan Rasulullah ﷺ karena usianya, Saudah menghadiahkan jatah harinya untuk Aisyah.
Sebelum dinikahi Rasulullah ﷺ, Saudah pernah menikah dengan Sakran bin Amru.
.
3. Aisyah binti Abu Bakar (عَائِشَةُ بِنْتُ أَبِيْ بَكْرٍ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: Akad nikah dua tahun sebelum hijrah, dan berumah tangga dengan beliau mulai bulan Syawal 1 H
Wafat: Ramadhan 58 H.
Aisyah mulai berumah tangga dengan Rasulullah ﷺ di Madinah setelah hijrah saat dia berusia 9 tahun. Usia tersebut bukan masalah di Arab saat itu, bahkan Imam Syafii pernah bertemu seorang nenek yang masih berusia 21 tahun. Oleh sebab itu, tidak ada orang kafir dan munafik saat itu yang menyerang Rasulullah ﷺ dari segi pernikahan beliau dengan Aisyah.
Dengan usia belia saat menikah dan umur panjang sepeninggal Rasulullah ﷺ, Aisyah banyak mempelajari sunnah beliau dan kemudian menyebarkannya. Aisyah adalah sahabat periwayat hadits terbanyak nomor empat (2.210 hadits).
.
4. Hafshah binti Umar bin Khattab (حَفْصَةُ بِنْتُ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: Sya’ban 3 H
Wafat: 45 H.
Sebelum menikah dengan Rasulullah ﷺ, Hafshah pernah menikah dengan sahabat bernama Khunais bin Hudzafah yang pernah ikut perang Badar dan wafat di Madinah.
Dahulu Rasulullah ﷺ pernah menceraikannya, tetapi Allah memerintahkan beliau untuk rujuk dengan Hafshah.
.
5. Zainab binti Khuzaimah (زَيْنَبُ بِنْتُ خُزَيْمَةَ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: Ramadhan 3 H
Wafat: Beberapa bulan setelah pernikahan.
Dulu dia dijuluki sebagai Ummul Masakin (ibunya orang-orang miskin) karena sering memberi makanan kepada mereka.
Sebelum dinikahi Rasulullah ﷺ, Zainab binti Khuzaimah pernah menikah dengan Abdullah bin Jahsy (syahid di perang Uhud). Zainab wafat beberapa bulan setelah menikah dengan Rasulullah ﷺ, dan disalati serta dimakamkan oleh beliau.
.
6. Zainab binti Jahsy (زَيْنَبُ بِنْتُ جَحْشٍ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: 3 H
Wafat: 20 H.
Zainab binti Jahsy adalah saudara sepupu Rasulullah ﷺ, karena ia anak dari bibi beliau yang bernama Umaimah bin Abdul Muttalib.
Dahulu Zainab ini adalah istri bekas budak yang dimerdekakan oleh Rasulullah ﷺ, Zaid bin Haritsah. Zaid menceraikan Zainab, kemudian Allah menikahkannya dengan Rasulullah ﷺ tanpa akad nikah seperti biasanya.
Zainab binti Jahsy pernah berkata kepada istri-istri Rasulullah ﷺ yang lainnya: “Kalian dinikahkan oleh bapak kalian, adapun aku dinikahkan oleh Allah dari atas tujuh langit”.
.
Catatan:
– Rasulullah ﷺ memiliki istri bernama Zainab binti Khuzaimah dan Zainab binti Jahsy, serta memiliki anak bernama Zainab, serta cucu bernama Zainab anaknya Fathimah dengan Ali bin Abi Thalib
– Nama asli Zainab binti Jahsy adalah Barrah, lalu dirubah menjadi Zainab.
.
7. Ummu Salamah binti Abu Umayyah (أُمُّ سَلَمَةَ بِنْتُ أَبِيْ أُمَيَّةَ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: Syawal 4 H
Wafat: 62 H, istri terakhir Rasulullah ﷺ yang wafat.
Nama aslinya adalah Hindun binti Abu Umayyah, dan menggunakan kun-yah Ummu Salamah sesuai nama anak pertamanya.
Sebelum menikah dengan Rasulullah ﷺ, Ummu Salamah menikah dengan Abu Salamah (Abdullah bin Abdul Asad) yang meninggal akibat luka di perang Uhud (3 H).
Abu Salamah adalah sepupu Rasulullah ﷺ karena dia adalah anak bibi beliau yang bernama Barrah binti Abdul Muttalib.
.
8. Juwairiyyah binti Harits (جُوَيْرِيَّةُ بِنْتُ الْحَارِثِ)
Dinikahi Rasulullah ﷺ: 6 H
Wafat: 50 H.
Juwairiyyah berasal dari Bani Musththaliq yang dikalahkan umat Islam di tahun 6 H. Juwairiyyah menjadi tawanan menjadi bagian Tsabit bin Qais yang menerapkan Mukâtabah terhadapnya.
Mukatabah adalah perjanjian “jika budak bisa membayar harta yang telah disepakati dengan majikan, maka budak tersebut bebas”.
Kemudian Rasulullah ﷺ melunasi mukatabah tersebut dan menikahi Juwairiyyah.
Catatan:
– Nama aslinya Juwairiyyah adalah Barrah, lalu Rasulullah ﷺ merubahnya menjadi Barrah, sebagaimana Zainab binti Khuzaimah
– Selain memiliki tiga istri yang memiliki nama asli Barrah yaitu Zainab binti Khuzaimah, Juwairiyyah, serta Shafiyyah binti Huyayy; Rasulullah ﷺ juga memiliki bibi bernama Barrah binti Abdul Muttalib.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Biografi istri beliau yang ke-9 hingga 11 serta dua surriyyah (budak yang seperti istri) bisa dibaca di tulisan kedua.
