Pertanyaan: Bolehkah seorang ibu menidurkan anaknya dengan membacakan ayat Quran, doa, atau zikir? Apakah yang demikian itu termasuk merendahkan bacaan-bacaan tersebut –karena digunakan untuk menidurkan anak?
📋 JAWABAN:
Boleh menuturkan anak dengan tilawah doa atau dzikir di antara alasannya adalah:
1. Menyibukkan diri dengan zikrullah adalah kebaikan bagi si ibu, jika dia meniatkannya sebagai ibadah kepada Allah. Selain itu, memperdengarkan zikrullah akan membiasakan anak mendengar kalimat-kalimat yang baik, sekaligus juga memudahkan untuk menghafalnya
2. Hal ini sesuai dengan penuturan Aisyah radhiyallahu ‘anha:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَذْكُرُ اللهَ عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهِ
“Dahulu Nabi ﷺ zikrullah (mengingat Allah) di setiap waktu beliau” (HSR Bukhari dan Muslim)
3. Jika orang dewasa diajurkan untuk membaca berbagai zikir sebelum tidur, maka baik juga untuk memperdengarkannya kepada anak
4. Di dalam berbagai doa tersebut terdapat ruqyah untuk si anak.
Dengan demikian, kita bisa mengatakan bahwa membacakan ayat, doa, dan zikir lebih baik daripada menyanyikan lagu untuk menidurkan anak.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Lebih baik jika ibu memprioritaskan zikir-zikir sebelumnya tidur, karena memang itu adalah waktu sebelum tidur. Selain itu, juga untuk membiasakan zikir sebelum tidur sebelum anak tidur.
Dan sebelum menidurkan anak, ada baiknya untuk menyampaikan hal-hal baik seperti motivasi, kisah inspiratif, maupun evaluasi. Baru setelah itu ibu menidurkan anak dengan bacaan ayat, doa, dan zikir.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
📚 Referensi:
– islamqa.info/ar/answers/132980.
