Home FikihMakanan, baju, rumah, alat Hukum Mengurung Burung Dalam Sangkar

Hukum Mengurung Burung Dalam Sangkar

by Ustadz Ivana

Bagaimana hukum mengurung binatang -termasuk burung- dalam kandang? Apakah boleh asalkan memberi makan dan minum dengan cukup?

๐Ÿ“‹ A. HUKUMNYA BOLEH

Sebagian burung dikaruniai oleh Allah dengan bentuk ataupun suara yang indah, dan keindahan merupakan hal yang disukai setiap orang dan wajib disyukuri -bukan dihindari. Allah berfirman:

ู‚ูู„ู’ ู…ูŽู†ู’ ุญูŽุฑูŽู‘ู…ูŽ ุฒููŠู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ุฃูŽุฎู’ุฑูŽุฌูŽ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ูˆูŽุงู„ุทูŽู‘ูŠูู‘ุจูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑูู‘ุฒู’ู‚ู

โ€œKatakanlah: โ€˜Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkanNya untuk hamba-hambaNya dan (siapa pula yang mengharamkan) rezeki yang baik?โ€™โ€ (Surat al Aโ€™raf: 32).

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุฌูŽู…ููŠู„ูŒ ูŠูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงู„ูŽ

โ€œSesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahanโ€ (HSR Muslim).

Selain itu juga terdapat Kaidah Fikih Hukum Asal Sesuatu (keduniaan) Itu Mubah.

Anas bin Malik memiliki adik yang memiliki burung peliharaan. Rasulullah menyapanya:

ูŠูŽุง ุฃูŽุจูŽุง ุนูู…ูŽูŠู’ุฑูุŒ ู…ูŽุง ููŽุนูŽู„ูŽ ุงู„ู†ูู‘ุบูŽูŠู’ุฑู

โ€œWahai Abu Umair, apa yang dilakukan kenari kecil?โ€ (HSR Bukhari dan Muslim).

Menurut al Hafizh Ibnu Hajar al โ€˜Asqalani, di antara pelajaran dari hadits ini adalah: โ€œBoleh mengurung burung di sangkar atau sejenisnya, serta boleh memangkas sayap burung (agar tidak kabur). Burung milik Abu โ€˜Umair tidak akan lepas dari dua kemungkinan iniโ€, dan Rasulullah ๏ทบ menegetahui ini tetapi tidak melarangnya.

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“‹ B. SYARAT DIBOLEHKANNYA

Menurut ulama Mesir bernama Syaikh โ€˜Athiyyah Shaqr, bolehnya mengurung burung hias di sangkar ini dengan beberapa syarat yaitu:

1. Tidak ditujukan untuk berbangga atau menyombongkan diri

2. Tidak mengalihkan seseorang dari melaksanakan kewajiban

3. Kebutuhan hidupnya tercukupi.

Beliau juga menerangkan bahwa setiap pendapat yang memakruhkan โ€˜pemeliharaan burung di sangkarโ€™ adalah ketika burung tersebut dirawat dengan kurang baik.

Riwayat yang mengatakan bahwa Abu Darda` pernah berkata: โ€œBurung-burung pipit akan datang di Hari Kiamat dengan menggantung pada orang yang mengurungnya sehingga tidak bisa mencari makan, dan berkata: โ€˜Wahai Tuhanku, orang ini menyiksaku di duniaโ€™โ€; maksudnya adalah jika burung tersebut tidak diberi makan dan minum, seandainya riwayat ini shahih.

Bolehnya mengurung burung hias di sangkar dan syarat-syaratnya ini juga berlaku untuk ikan dan hewan lainnya.

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“š Referensi:

Fatแธฅ al Bรขri bi Syarแธฅ Shaแธฅรฎแธฅ al Bukhรขri karya al Hafizh Ibnu Hajar al โ€˜Asqalani XVIII/632

Mawsรปโ€™ah Aแธฅsan al Kalรขm fi al Fatรขwa al Aแธฅkรขm karya Syaikh โ€˜Athiyyah Shaqr VII/408-410.

Share agar kamu dapat pahala jariyah

[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, Sl280545121223].

Related Articles

Leave a Comment