Home HaditsHadits Dhaif Hadits “Carilah Ilmu Hingga ke Negeri China” dan “..Dari Buaian Hingga Liang Lahat”

Hadits “Carilah Ilmu Hingga ke Negeri China” dan “..Dari Buaian Hingga Liang Lahat”

by Ustadz Ivana

Pertanyaan: Apakah hadits “Carilah ilmu hingga ke negeri china” dan “Carilah ilmu dari buaian (ibu) hingga liang lahat” adalah hadits shahih? Pertanyaan dari kec. Kesamben kab. Blitar.

Jawaban:

A. Hadits Pertama

اطْلُبُوا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ

“Carilah ilmu meskipun ke negeri China”.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu ‘Adi dalam al Kâmil fi Dhu’afâ` ar Rijâl, Abu Nu’aim al Ashbahani dalam Akhbâr Ashbahân, Ibnu ‘Alik an Naisaburi dalam al Fawâid, dan lainnya.

Semuanya meriwayatkan melalui perawi bernama Abu ‘Atikah Tharif bin Salman, dari Anas bin Malik. Semua ulama hadits mendhaifkan Abu Atikah, dan sebagian mereka memberi vonis yang sangat berat, seperti Imam Bukhari yang mengatakan: “Mungkar dalam bidang hadits”. Imam Ahmad bin Hanbal juga sangat mengingkari (menyebut mungkar) perawi ini.

Oleh sebab itu, Imam Ibnul Jauzi memasukkan hadits ini dalam kitab al Mawdhû’ât (kumpulan hadits palsu), Imam Ibnu Hibban mengatakan: “Batil, tidak ada asalnya”. Dan Syaikh Albani menyebut hadits ini sebagai hadits palsu.

B. Hadits Kedua

اطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ

“Carilah ilmu dari buaian (ibu) hingga ke liang lahat”.

Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah mengatakan: “Ini bukan hadits Nabi ﷺ, ini hanyalah ucapan orang-orang biasa (kata mutiara). Tidak boleh menisbatkannya kepada Rasulullah ﷺ seperti yang saling diceritakan oleh sebagian orang”.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

C. Solusi Hadits Shahih

Ada banyak hadits shahih tentang ilmu dan keutamaannya, yang mencukupi kita dari dua hadits palsu di atas. Di antaranya adalah sabda Rasulullah ﷺ:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ بِهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan untuknya satu jalan menuju surga” (HSR Muslim).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Referensi:

Dha’îf al Jâmi’ ash Shaghîr wa Ziyâdatih karya Syaikh Albani hal. 129, no. 906

Qîmah az Zaman ‘ind al ‘Ulamâ’ karya Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah (lihat catatan kaki)

Silsilah al Aḥâdîts ash Shaḥîḥah karya Syaikh Albani I/600, no. 406.

Leave a Comment