Home FikihIbadah Bacaan Setelah al Fatihah di Rakaat Ketiga dan Keempat

Bacaan Setelah al Fatihah di Rakaat Ketiga dan Keempat

by Ustadz Ivana

Pertanyaan: Setelah membaca surat al Fatihah di rakaat ketiga dan keempat, apakah dianjurkan membaca ayat/surat lain sebagaimana di rakaat pertama dan kedua?

JAWABAN: Ada tiga pendapat para ulama dalam masalah ini:

๐Ÿ“‹ 1. PENDAPAT PERTAMA: Tidak Dianjurkan Membaca Surat/Ayat Lain

Mereka mengatakan bahwa membaca ayat dan surat tambahan itu hanya di rakaat pertama dan kedua. Adapun di rakaat ketiga dan keempat tidak disyariatkan.

Pendapat ini adalah pendapat Madzhab Hanafi dan Maliki, Imam Syafii dalam qawl qadรฎm (pendapat lama sebelum pindah ke Mesir), serta Imam Ahmad dalam salah satu riwayat.

Di antara dalil mereka adalah riwayat dari Abu Qatadah radhiyallahu โ€˜anhu bahwasanya Nabi ๏ทบ dahulu membaca di dua rakaat pertama Zhuhur dan Ashar dengan al Fatihah dan surat lain, terkadang beliau memperdengarkan ayat kepada kami. Dan beliau membaca di dua rakaat terakhir dengan al Fatihah (HSR Muslim).

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“‹ 2. PENDAPAT KEDUA: Dianjurkan Membaca Surat/Ayat Lain

Imam Syafii dalam qawl jadรฎd (pendapat baru setelah pindah ke Mesir) dan Imam Ahmad dalam salah satu riwayat mengatakan bahwa hal ini dianjurkan.

Di antara dalil pendapat ini adalah riwayat Abu Saโ€™id al Khudri radhiyallahu โ€˜anhu bahwasanya Nabi ๏ทบ dahulu membaca di salat Zhuhur pada dua rakaat pertamanya masing-masing rakaat sekira 30 ayat, dan di dua rakaat terakhir dengan โ€˜15 ayatโ€™ -atau berkata: โ€˜separuhnyaโ€™-. Adapun di salat Ashar di dua rakaat pertamanya masing-masing rakaat sekira 15 ayat, dan di dua rakaat terakhir sekira separuhnya (HSR Muslim).

Di antara dalil lainnya adalah riwayat Abu Saโ€™id al Khudri radhiyallahu โ€˜anhu, dia berkata: โ€œDahulu kami menghitung lama berdirinya Rasulullah ๏ทบ dalam salat Zhuhur dan Ashar. Kami menghitung berdirinya beliau di dua rakaat pertama salat Zhuhur seperti durasi bacaan Alif Lam Mim surat as Sajdah (30 ayat), dan kami menghitung berdirinya beliau di dua rakaat terakhir sekira separuhnya.

Kami menghitung berdirinya beliau di dua rakaat pertama salat Ashar itu sekira dua rakaat terakhir salat Zhuhur, dan dua rakaat terakhir salat Ashar separuhnya lagiโ€ (HSR Muslim).

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“‹ 3. PENDAPAT KETIGA: Hanya Dianjurkan di Salat Zhuhur Saja

Ini adalah pendapat Imam Ibnu Hazm. Beliau berdalil dengan hadits kedua yang disebutkan di pendapat kedua.

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“‹ TARJIH:

Hadits yang disebutkan oleh pendapat pertama mengatakan -dengan jelas- bahwa Rasulullah ๏ทบ hanya membaca al Fatihah di rakaat ketiga dan keempat.

Dan hadits yang disebutkan oleh pendapat kedua dan ketiga mengisyaratkan bahwa beliau ๏ทบ juga membaca di rakaat ketiga dan keempat.

Syaikh Ahmad bin Shalih al Barrak menyimpulkan bahwa secara umum bacaan di rakaat ketiga dan keempat adalah surat al Fatihah saja, tetapi kadang-kadang membaca surat/atau ayat lain sesuai hadits Abu Saโ€™id al Khudri.

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“š Referensi:

Al Muแธฅallรข karya Ibnu Hazm VI/101-102

It-แธฅรขf as Suโ€™รขh bi Aแธฅkรขm al Qirรข`ah fi ash Shalรขh karya Ahmad bin Shalih al Barrak hal. 55-57.

Related Articles

Leave a Comment