Home Qurantafsir Tafsir Ayat-ayat Ya Ayyuhalladzina Amanu, Ayat Ke-24 (Surat an Nisa`: 94)

Tafsir Ayat-ayat Ya Ayyuhalladzina Amanu, Ayat Ke-24 (Surat an Nisa`: 94)

by Ustadz Ivana

Berhati-hati Saat Memvonis Seseorang

A. Redaksi Ayat:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا ضَرَبْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَتَبَيَّنُوا وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَى إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌ كَذَلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوا إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan ‘salam’ kepadamu: ‘Kamu bukan seorang mukmin’ (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Surat an Nisa`: 94).

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

B. Tafsir:

Allah memerintahkan para hambaNya yang beriman -saat berjihad- untuk teliti dalam hal-hal yang kurang jelas. Sikap ini akan memberikan banyak faidah serta mencegah banyak keburukan.

“Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan ‘salam’ kepadamu: ‘Kamu bukan seorang mukmin’ (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia”

Dahulu ada seseorang dari Bani Sulaim yang berpapasan dengan sekelompok sahabat  yang dalam perjalanan perang (ekspedisi), ketika orang ini sedang membawa kambing-kambingnya. Dia mengucapkan salam kepada mereka, tetapi mereka mengatakan: “Dia tidak mengucapkan salam kepada kita melahirkan hanya untuk melindungi dirinya dari kita (pura-pura masuk Islam)”. Mereka membunuhnya dan membawa kambing-kambingnya kepada ﷺ, lalu turunlah ayat ini.

“Karena di sisi Allah ada harta yang banyak”: Allah memiliki banyak harta dan nikmat yang mencukupi kalian daripada membunuh seseorang.

“Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah”: Darah dan harta kalian pun dijaga dengan kalian mengucapkan Kalimat Syahadat (kalimat tanda masuk Islam). Maka jangan membunuh orang lain yang juga mengucapkan kalimat tanda telah masuk Islam.

“Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”: Allah akan membalas kalian sesuai niat kalian, maka berhati-hatilah dan takutlah akan siksaNya.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

C. Faidah Terkait Ayat:

– Wajib berhati-hati dan teliti dalam urusan yang dampaknya fatal jika keliru. Dan diam (tidak mengambil sikap) dalam situasi yang meragukan itu lebih aik

– Orang yang dalam keadaan perang tetap diperintahkan teliti dalam hal yang kurang jelas, apalagi orang yang berada dalam situasi tenang

– Jangan menuduh niat seseorang, tetapi nilailah berdasarkan sikap lahiriahnya. Jika dia menunjukkan tanda sikapnya orang yang beriman, perlakukan dia sebagai seorang muslim

– Jika sekedar ucapan salam mengharuskan keamanan bagi pengucapnya, bagaimana dengan amal lain yang lebih besar? Betapa banyak orang yang menghalalkan darah seseorang padahal mereka masih melihatnya salat dan puasa, bahkan juga berdakwah dan berjihad

– Celaan terhadap sikap cinta dunia dunia

– Ambillah pelajaran dari peristiwa serupa yang telah terjadi. Dan mengingat ‘bahwa kita juga pernah melakukan kesalahan yang sama’ akan memudahkan kita bersikap fair saat mengkritik

– Carilah karunia Allah dengan cara yang diridhai olehNya

– Seorang hamba membutuhkan pengingat adanya pengawasan Allah terhadapnya.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Referensi:

– 89 آية بتفسير العلامة السعدي وفوائد تدبرية من مصحف التدبر، ص77-79

– نداء رب العالمين لعباده المؤمنين – محمد بن علي العرفج، ص158-161

– نداءات الرحمن لأهل الإيمان – أبو بكر جابر الجزائري، ص64

Related Articles

Leave a Comment