Rasulullah ﷺ pernah melakukan 27 gahzwah dan mengirim 70an sariyyah. Ghazwah (peperangan) adalah perang yang beliau ikut berangkat, adapun sariyyah (ekspedisi) adalah pasukan yang beliau kirim tanpa beliau ikut berangkat.
Dan di tulisan ketiga ini kita akan membaca perang-perang Rasulullah ﷺ di tahun 1 dan 2 H.
A. TAHUN 2 H
1. Perang Abwa` / Waddan (غَزْوَةُ الْأَبْوَاء / وَدَّانَ)
a. Waktu: Shafar 2 H, Rasulullah ﷺ keluar dari Madinah selama 15 malam
b.Tempat: Abwa` / Waddan. Abwa` adalah lembah dan desa antara Mekkah dan Madinah. Adapun Waddan adalah sebuah desa yang yang sekarang sudah tidak ada lagi, dan terletak 10 di selatannya Abwa`. Makam ibunya Rasulullah ﷺ (Aminah) terletak di desa Abwa`.
c. Sebab: Upaya mencegat kafilah dagang Quraisy sebagai ganti rugi harta umat Islam yang dirampas suku Quraisy sebelum dan setelah hijrah.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: Jumlah mereka tidak diketahui
– Pasukan musuh: Tidak ada pasukan, hanya kafilah dagang.
e. Pembawa Bendera: Hamzah bin Abdul Muttalib paman Rasulullah ﷺ. Benderanya berwarna putih.
f. Hasil:
– Tidak terjadi pertempuran, kafilah dagang luput
– Rasulullah ﷺ mengadakan perjanjian untuk saling tidak menyerang dengan Bani Dhamrah bin Abdu Manah bin Kinanah, dan agar mereka tidak menolong musuhnya umat Islam.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
2. Perang Buwath (غَزْوَةُ )
a. Waktu: Rabiul Awal 2 H.
b.Tempat: Lembah Buwath di pegunungan Radhwa, sekarang masuk provinsi Madinah. Dalam perjalanan menuju Buwath terdapat suatu desa bernama Qaryah yang di sana terjadi Perang ‘Usyairah dua bulan setelah perang Buwath.
c. Sebab: Upaya mencegat kafilah Quraisy yang di dalamnya terdapat Umayyah bin Khalaf (tokoh kafir Quraisy yang menyiksa Bilal bin Rabah sebelum dibebaskan oleh Abu Bakar) dan 100 orang serta 500 ekor unta. Mereka dicegat sebagai pembalasan atas harta kaum Muhajirin yang dirampas suku Quraisy.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: 200 orang yang semua dari kalangan Muhajirin
– Pasukan musuh: Tidak ada pasukan, hanya kafilah dagang.
e. Pembawa Bendera: Sa’d bin Abi Waqqash, benderanya berwarna putih.
f. Hasil: Kafilah Quraisy luput, tidak terjadi pertempuran.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
3. Perang Safwan (غَزْوَةُ سَفْوَانَ) / Perang Badar Pertama (غَزْوَةُ بَدْرٍ الْأُوْلَى)
a. Waktu: Rabiul Awal, Jumadil Awal, atau Jumadil Akhir 2 H.
b.Tempat: Lembah Safwan yang jaraknya 73 Km dari Madinah, dan merupakan rute menuju Badar. Perang ini dinamai Perang Badar Pertama karena terletak di jalan menuju Badar.
c. Sebab: Rasulullah ﷺ memburu Kurz bin Jabir al Fihri -sebelum dia masuk Islam- karena menyerang ternak Madinah serta merampas ternak onta dan kambing.
d. Jumlah Pasukan: Tidak diketahui.
e. Pembawa Bendera: Ali bin Abi Thalib, dengan bendera putih.
f. Hasil: Kurz bin Jabir lolos, dan di kemudian hari dia masuk Islam.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
4. Perang ‘Usyairah (غَزْوَةُ الْعُشَيْرَةِ)
Perang ini disebut Perang ‘Usyairah (الْعُشَيْرَة), ‘Usyaira` (الْعُشَيْرَاء), dan ‘Usairah (الْعُسَيْرَة).
a. Waktu: Jumadil Awal 2 H. Rasulullah ﷺ keluar dari Madinah di bulan tersebut hingga awal Jumadil Akhir.
b.Tempat: Desa ‘Usyairah yang sekarang sudah tidak ada, dan daerah tersebut sekarang disebut Qaryah.
c. Sebab: Rasulullah ﷺ mendengar kabar adanya kafilah yang dipimpin Abu Sufyan (sebelum dia masuk Islam) berangkat menuju Syam. Kafilah inilah yang nantinya juga menjadi sebab terjadinya Perang Badar Besar saat kembali dari Syam.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: 150 orang.
e. Pembawa Bendera: Hamzah bin Abdul Muttalib.
f. Hasil:
– Kafilah Abu Sufyan luput
– Rasulullah ﷺ mengadakan perjanjian dengan Bani Mudlij.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
5. Perang Badar (غَزْوَةُ بَدْرٍ)
Perang ini disebut Perang Badar, Perang Badar Besar (غَزْوَةُ بَدْرٍ الْكُبْرَى / الْعُظْمَى), Badar Peperangan (بَدْرُ الْقِتَالِ), dan Hari Furqan / kemenangan yang haq atas kebatilan (يَوْمُ الْفُرْقَانِ).
a. Waktu: Pagi hari Jumat 17 Ramadan 2 H.
b.Tempat: Badar, 155 Km dari Madinah. Di Badar terdapat Masjid ‘Arish yang dulu adalah pusat komando Rasulullah ﷺ saat perang Badar.
c. Sebab: Upaya mencegat kafilah dagang Quraisy yang dipimpin Abu Sufyan yang membawa harta kaum Quraisy.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: 314 orang, mereka dibantu oleh para malaikat yang dipimpin Jibril
– Pasukan musuh: 950 orang.
e. Pembawa Bendera: Liwa` (bendera hitam) dibawa oleh Mush’ab bin ‘Umair, rayah (bendera putih) dibawa oleh Sa’d bin Mu’adz, dan rayah Muhajirin dibawa oleh Ali bin Abi Thalib.
f. Hasil:
– Abu Sufyan berhasil meloloskan kafilah dagang Quraisy sampai Mekkah, tetapi kaum Quraisy tetap menginginkan perang
– Kemenangan besar bagi umat Islam, mereka mendapatkan banyak rampasan perang, citra mereka melambung, dan Allah membinasakan beberapa tokoh kekufuran
– 14 sahabat mati syahid
– Di pihak musuh ada 70 yang terbunuh, dan 70 lainnya tertawan.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
6. Perang Bani Sulaim (غَزْوَةُ بَنِيْ سُلَيْمٍ)
Perang ini juga disebut Perang Qarqarah Kudr (غَزْوَةُ قَرْقَرَةِ الْكُدْرِ).
a. Waktu: Syawal 2 H.
b.Tempat: Tempat tinggal kabilah Bani Sulaim di Qarqarah Kudr. Qarqarah Kudr merupakan sumber air di lembah Syu’bah yang terletak 80 Km dari Madinah.
c. Sebab: Kabar yang sampai ke Nabi ﷺ bahwa kabilah Bani Sulaim dari suku Ghathafan mengumpulkan pasukan untuk menyerang Madinah.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: 200 orang dari kalangan Muhajirin dan Anshar.
e. Pembawa Bendera: Ali bin Abi Thalib, benderanya berwarna putih.
f. Hasil:
– Ketika Nabi ﷺ sampai di tempat Bani Sulaim, mereka kabur dan tidak terjadi pertempuran
– Nabi ﷺ mendapatkan rampasan berupa 500 ekor unta.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
7. Perang Bani Qainuqa’ (غَزْوَةُ بَنِيْ قَيْنُقَاعَ)
a. Waktu: Sabtu, pertengahan Syawal 2 H.
b.Tempat: Tempat tinggal Yahudi Bani Qainuqa’ di Madinah.
c. Sebab: Seorang wanita Arab di pasar Bani Qinuqa’ diminta menunjukkan wajahnya, dan dia menolak. Lalu seseorang dari Yahudi Bani Qainuqa’ mengikat ujung baju si wanita dan ketika dia berdiri, tersingkaplah auratnya, dan mereka menertawakannya.
Wanita tersebut berteriak. Maka bangkitlah seorang pria muslim membunuh orang Yahudi tersebut, lalu dia juga gugur dikeroyok. Yahudi Bani Qainuqa’ juga membatalkan perjanjian damai dengan Nabi ﷺ. Maka beliau mengepung mereka selama 15 hari, hingga mereka menyerah pada keputusan beliau.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: Sejumlah besar dari kalangan Muhajirin dan Anshar.
– Pasukan musuh: Sekitar 700 orang.
e. Pembawa Bendera: Hamzah bin Abdul Muttalib.
f. Hasil:
– Gembong munafikin, Abdullah bin Ubay bin Salul memberi pertolongan pada Yahudi Bani Qainuqa’, dan menyelamatkan mereka agar tidak dibunuh
– Yahudi Bani Qainuqa’ diusir dari Madinah
– Umat Islam merampas harta Yahudi Bani Qainuqa’.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
8. Perang Sawiq (غَزْوَةُ السَّوِيْقِ)
a. Waktu: 5 Zulhijah 2 H.
b.Tempat: Abu Sufyan datang dari Mekkah bersama 200 penunggang kuda menyerang dari Madinah dari sisi ‘Uraidh (Madinah timur). Rasulullah ﷺ mengejarnya sampai Qarqarah Kudr, 80 Km dari Madinah.
c. Sebab: Abu Sufyan membunuh dua orang dan membakar pohon kurma sebagai pembalasan atas kekalahan Quraisy dalam perang Badar.
d. Jumlah Pasukan:
– Pasukan muslim: 200 orang dari Muhajirin dan Anshar
– Pasukan musuh: 200 pasukan berkuda, ada yan mengatakan 40 pasukan saja.
e. Pembawa Bendera: Hamzah bin Abdul Muttalib.
f. Hasil:
– Pasukan musyrikin Mekkah lolos dan Nabi ﷺ tidak berhasil menyusul mereka
– Pasukan musyrikin mempercepat pelarian mereka dengan membuang Sawiq, yaitu makanan yang dibuat dari tepung gandum yang dicampur mentega dan madu.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
