Tafsir (penjelasan Quran) merupakan salah satu ilmu yang paling mulia yang dapat mengangkat derajat seseorang. Rasulullah ﷺ bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Yang terbaik di antara kalian adalah orang yang mempelajari Quran dan mengajarkannya” (HSR Bukhari).
Di Bagian Pertama dan Bagian Kedua saya telah menyampaikan tentang Pembagian Tafsir Berdasarkan Siapa yang Memahaminya dan Berdasarkan Sumbernya. Di Bagian Ketiga ini saya akan membahas Pembagian Tafsir Berdasarkan Cara Penulisannya.
PEMBAGIAN (KITAB) TAFSIR BERDASARKAN CARA PENULISANNYA
A. TAFSIR TAHLILI
At Tafsîr at Taḥlîli (التَّفسيرُ التَّحليلِيُّ) atau Tafsir Analitik adalah jenis mayoritas kitab tafsir, bahkan Prof. D.r Fahd ar Rumi mengatakan bahwa nyaris semua penulis kitab tafsir terdahulu menulis dengan metode ini.
Penafsir dengan metode ini menafsirkan Quran sesuai urutan ayat dan surat; dia membahas tafsir dengan lengkap dari segi sebab turun ayat, kosa kata yang perlu dijelaskan, poin pembahasan yang perlu dijelaskan, dan sebagainya.
Contoh dari kitab tafsir yang ditulis dengan metode Tahlili ini adalah:
– Al Muḥarrar al Wajîz fî Tafsîr al Kitâb al ‘Azîz (6 jilid) karya Imam Ibnu ‘Athiyyah al Andalusi (w. 546H)
– Fatḥ al Qadîr (5 jilid) karya Imam Syaukani (w. 1250 H)
– Rûḥ al Ma’ânî fi Tafsîr al Qur`ân al ‘Azhîm wa as Sab’ al Matsânî (30 jilid) karya Imam Alusi (w. 1270 H).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
2. TAFSIR IJMALI
At Tafsîr al Ijmâli (التفسيرُ الْإِجْماليُّ) atau Tafsir Global ditulis sesuai dengan urutan surat dan ayat Quran dengan penjelasan secara umum saja, tanpa membahas hal-hal detail terkait bahasa Arab.
Di antara contoh kitab Tafsir Ijmali adalah:
– Taysîr ar Raḥmân fî Tafsîr Kalâm al Mannân karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa’di (w. 1376 H)
– Aysar at Tafâsîr li Kalâm al ‘Aliyy al Kabir (5 jilid) karya Syaikh Abu Bakar Jabir al Jazairi (w. 1439 H), di bagian Ma’nâ Ijmâli (Makna Global).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
C. TAFSIR MUQARAN
At Tafsîr al Muqâran (التفسير الْمُقارَنُ, boleh juga dibaca muqârin) atau Tafsir Perbandingan adalah kitab tafsir yang banyak menyebutkan perbedaan pendapat terkait tafsir dalam hal-hal yang terdapat perbedaan pendapat.
Contoh dari kitab Tafsir Muqaran adalah:
– Jâmi’ al Bayân li Ta`wîl Âyy al Qur`ân (26 jilid) karya Imam Thabari (w. 310 H)
– An Nukat wa al ‘Uyûn (6 jilid) karya Imam Mawardi (350 H).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
D. TAFSIR MAUDHU’I
At Tafsîr al Mawdhû’i (التفسير الْمَوْضوعيُّ) atau Tafsir Tematik adalah tafsir yang hanya berfokus pada satu tema terkait dengan Quran.
Tafsir Maudhu’i bisa dibagi menjadi:
1. Tafsir tema tertentu dari seluruh bagian Qur`ân, seperti at Taqwâ wa al Muttaqûn fi Âyât al Qur`ân al Karîm (Takwa dan Orang-orang yang Bertakwa dalam al Quranul Karim) karya Syaikh Abu Islam Ahmad bin Ali
2. Tafsir tema tertentu dari surat atau juz tertentu, seperti:
– Shifât al Munâfiqîn fî Sûrah at Tawbah (Sifat Orang-orang Munafik di Surat at Taubah) karya Dr. Ghassan Abdussalam Hamdun
– Al Insân fî Juz` ‘Amm (Manusia dalam Juz Amma) karya Syaikh Abu Abil Ilah Bandar Fahd al Ida`
3. Tafsir kata atau kalimat tertentu dalam Quran, seperti:
– Al Quwwah fî al Qur`ân (Kekuatan dalam Quran) karya Dr.Hakim bin Qasim al Hakim
– Nidâ` Rabb al ‘Âlamîn li ‘Ibâdih al Mu`minîn (Seruan Rabbul Alamin kepada Hamba-hambaNya yang Beriman, Tafsir 89 Ayat-ayat Ya Ayyuhalladzina Amanu) karya Syaikh Muhammad bin Ali al Arfaj.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Referensi:
– At Tafsîr al Mawdhû’iyy Dirâsah Nazhariyyah wa Tathbîqiyyah karya Dr. Hakim bin Qasim al Hakim hal. 11-15
– Fushûl min Ushûl at Tafsir karya Prof. Dr. Musa’id ath Thayyar hal. 19-20
– Ittijâhât at Tafsîr fî al Qarn ar Râbi’ ‘Asyar karya Dr. Fahd ar Rumi hal. 862-863.
