Menjawab iqamat adalah salah satu ajaran yang hilang dari masyarakat kita, padahal ini adalah pendapat mayoritas ulama.
๐ A. DIANJURKAN MENJAWAB IQAMAT
Mayoritas ulama dari Madzhab Hanafi, Syafii, dan Hanbali berpendapat bahwa menjawab Iqamat disyariatkan sebagaimana menjawab Azan.
Mereka mengatakan bahwa Iqamat juga Azan. Rasulullah ๏ทบ bersabda:
ุจููููู ููููู ุฃูุฐูุงูููููู ุตููุงูุฉู
โDi antara dua Azan ada salat (sunah)โ (HSR Bukhari dan Muslim).
Beliau ๏ทบ juga bersabda:
ุฅูุฐูุง ุณูู ูุนูุชูู ู ุงููููุฏูุงุกู ููููููููุง ู ูุซููู ู ูุง ููููููู ุงูู ูุคูุฐูููู
โJika kalian mendengar Azan maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muazinโ (HSR Bukhari dan Muslim).
Dari dua hadits di atas kita bisa melihat bahwa kita dianjurkan untuk menjawab Azan, dan Iqamat termasuk Azan.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ B. CARA MENJAWAB IQAMAT
Caranya adalah mengucapkan apa yang diucapkan oleh pembaca Iqamat kecuali แธคayya โalash Shalรขh dan แธคayya โalash Falรขแธฅ yang dijawab: La แธคawla Wa Lรข Quwwata Illรข Billรขh.
Adapun hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah ๏ทบ menjawab Qad Qรขmatish Shalรขh โsalat hampir dilaksanakanโ dengan:
ุฃูููุงู ูููุง ุงูููููู ููุฃูุฏูุงู ูููุง
โSemoga Allah menegakkan dan mengekalkannyaโ (HR Abu Dawud), adalah hadits dhaif (lemah).
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ C. ADAKAH BACAAN SETELAH IQAMAT?
Sebagian dari mayoritas ulama yang berpendapat โmenjawab Iqamatโ mengatakan bahwa dianjurkan membaca berbagai bacaan setelah Azan; yaitu membaca Dua Kalimat Syahadat, Radhรฎtu billรขhi rabbรข, Shalawat, dan lainnya.
Tetapi kami mengikuti pendapat yang menyatakan tidak perlu membaca โbacaan setelah Azanโ setelah Iqamat. Yang perlu dilakukan setelah Iqamat adalah merapikan shaf lalu memulai salat.
Imam Ahmad pernah ditanya: โApakah sebelum takbir seseorang membaca sesuatu?โ. Beliau menjawab: โTidakโ, yaitu tidak ada doa yang dianjurkan.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ Referensi:
– Al Mawsรปโah al Fiqhiyyah , Kementrian Wakaf dan Urusan Islam Kuwait XVIII/250
– Al Mughni karya Imam Ibnu Qudamah al Maqdisi -cet. Maktabah al Qahirah- I/330
– Fatรขwรข al Lajnah ad Dรขimah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdur Razzaq ad Dawisy VI/89-90
– islamqa.info/ar/answers/111791.
Share agar kamu dapat pahala jariyah
[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA, J150446181024].
