Pertanyaan: Benarkah orang yang hendak menunaikan salat wajib sendiri tetap disunnahkan untuk melantunkan azan dan iqamat?
๐ JAWABAN:
Abu Saโid al Khudri mengatakan kepada Abu Shaโshaโah:
ุฅููููู ุฃูุฑูุงูู ุชูุญูุจูู ุงูุบูููู ู ููุงูุจูุงุฏูููุฉูุ ููุฅูุฐูุง ููููุชู ููู ุบูููู ููู ุฃููู ุจูุงุฏูููุชูููุ ููุฃูุฐููููุชู ุจูุงูุตูููุงูุฉู ููุงุฑูููุนู ุตูููุชููู ุจูุงููููุฏูุงุกูุ ููุฅูููููู ูุงู ููุณูู ูุนู ู ูุฏูู ุตูููุชู ุงูู ูุคูุฐูููู ุฌูููู ูููุงู ุฅูููุณู ูููุงู ุดูููุกูุ ุฅููููุง ุดูููุฏู ูููู ููููู ู ุงูููููุงู ูุฉูุ ุณูู ูุนูุชููู ู ููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ๏ทบ
โSungguh aku melihat kamu menyukai (penggembalaan) kambing dan padang belantara. Jika kamu di tengah gembala kambing atau padang belantaramu lalu melantunkan azan untuk salat, maka keraskan suara azanmu. Karena tidaklah jin, manusia, dan apapun mendengar suara azanmu melainkan akan bersaksi untukmu pada Hari Kiamat. Saya mendengarnya dari Rasulullah ๏ทบโ (HSR Bukhari).
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
ููุนูุฌูุจู ุฑูุจููููู ู ู ููู ุฑูุงุนูู ุบูููู ู ููู ุฑูุฃูุณู ุดูุธููููุฉู ุจูุฌูุจูููุ ููุคูุฐูููู ุจูุงูุตููููุงุฉู ููููุตูููููุ ููููููููู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู: ุงููุธูุฑููุง ุฅูููู ุนูุจูุฏูู ููุฐูุง ููุคูุฐูููู ูููููููู ู ุงูุตููููุงุฉูุ ููุฎูุงูู ู ูููููุ ููุฏู ุบูููุฑูุชู ููุนูุจูุฏูู ููุฃูุฏูุฎูููุชููู ุงููุฌููููุฉู
โTuhan kalian kagum terhadap seorang penggembala kambing di puncak gunung yang adzan dan salat. Allah โAzza wa Jalla berfirman (kepada para malaikat): โLihatlah hambaku ini, dia melantunkan azan dan iqamat, dia takut kepadaKu. Sungguh Aku mengampuni hambaKu dan memasukkannya ke surgaโ (HSR Abu Dawud dan Nasai),
Imam Syaukani menerangkan: โHadits ini menunjukkan disyariatkannya azan untuk orang yang salat sendiri, serta bisa untuk membantah ucapan orang yang mengatakan: โSesungguhnya disyariatkannya azan itu hanya untuk (salat) berjamaahโ.
Orang yang melantunkan azan dan iqamat -meskipun salat sendiri- mendapatkan keutamaan: Dipersaksikan oleh siapapun dan apapun (termasuk benda mati) yang terjangkau oleh suara azannya, diampuni dosanya, dan dimudahkan untuk masuk surga.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ Referensi:
– Tanya Jawab Agama V/5-6, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah
– Nayl al Awthรขr min Muntaqa al Akhbรขr karya Imam Syaukani -cet. Dar Ibn al Jawzi- III/204.
Share agar kamu dapat pahala jariyah
[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, J300645120124].
