Sebagian ulama mengatakan bahwa Rasulullah ๏ทบ telah menjelaskan semua isi Quran, ada pula yang mengatakan bahwa beliau hanya menerangkan sebagian kecil isi Quran. Dan semua pendapat ini benar.
๐ MUKADIMAH
Allah berfirman:
ููุฃูููุฒูููููุง ุฅููููููู ุงูุฐููููุฑู ููุชูุจูููููู ููููููุงุณู ู ูุง ููุฒูููู ุฅูููููููู ู
โDan Kami turunkan kepadamu Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada merekaโ (Surat an Nahl: 44).
Ayat ini menyebutkan bahwa Rasulullah ๏ทบ bertugas menerangkan Quran kepada umat. Kemudian para ulama berbeda pendapat apakah beliau menerangkan seluruh isi Quran atau hanya menerangkan sebagian kecil dari isi Quran, yang ternyata kedua pendapat ini benar semua.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ A. PENDAPAT BENAR: RASULULLAH ๏ทบ MENERANGKAN SEMUA ISI QURAN
Jika menggunakan sudut pandang โmenerangkan Quran dengan bentuk apapunโ, maka Rasulullah ๏ทบ telah menerangkan seluruh isi Quran. โAisyah mengatakan: โAkhlak beliau adalah Quranโ (HSR Ahmad dan Muslim).
Jadi, dengan sudut pandang ini dapat kita katakan bahwa:
– Seluruh hadits shahih tentang cara, keutamaan, dan jenis-jenis salat adalah penjelasan Rasulullah ๏ทบ tentang ayat-ayat salat,
– Seluruh hadits shahih tentang akidah adalah penjelasan beliau tentang ayat Iman kepada yang gaib,
Meskipun hadits-hadits tersebut tidak mengatakan: โAyat ini maksudnya begini..โ.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ B. PENDAPAT YANG JUGA BENAR: RASULULLAH ๏ทบ HANYA MENERANGKAN SEBAGIAN KECIL DARI ISI QURAN
Jika menggunakan sudut pandang โmenerangkan Quran dengan bentuk tafsir: Ayat ini maksudnya beginiโ, maka Rasulullah ๏ทบ hanya menerangkan sebagian kecil isi Quran.
Para sahabat Rasulullah ๏ทบ umumnya adalah orang Arab tulen yang memahami bahasa Quran, mereka mendengar sabda beliau dan melihat perilaku beliau yang merupakan Akhlak Quran, serta mengetahui peristiwa dan situasi yang menjadi contoh penerapan Quran (sebab turun ayat). Oleh sebab itu, mereka jarang memerlukan keterangan โayat ini maksudnya begini..โ.
Maka, di berbagai Kitab Tafsir bil Ma`tsur pun kita jarang menemukan hadits yang menyebut โRasulullah ๏ทบ menerangkan ayat ini dengan tafsiran begini..โ. Dan yang ada sekalipun juga tidak semuanya shahih.
โขโโโโโขโฟโโฟโขโขโฟโโฟโขโโโโโข
๐ Referensi:
– At Tafsรฎr wa al Mufassirรปn karya Syaikh Muhammad Husain adz Dzahabi, cet. Maktabah Wahbah, I/38-42
– Talaqqi (kajian ulama) Ushul Tafsir di Masjid al Azhar Kairo Mesir (referensi utama).
Share agar kamu dapat pahala jariyah
[Tulisan ini pertama kali diposting di grup WA atas nama MTT PDM Kab. Blitar, bulan Rabiul Akhir 1445 H)
