Home QuranUlumul Quran 10 Jenis Pembukaan Surat-surat Quran (Bagian Pertama)

10 Jenis Pembukaan Surat-surat Quran (Bagian Pertama)

by Ustadz Ivana

Allah telah menurunkan 114 surat Quran, dan surat-surat ini memiliki 10 jenis pembukan. Ulama yang menulis kitab khusus tentang hal ini adalah Imam Ibnu Abil Ishbi’ dalam al Khawâthir as Sawâniḥ fî Asrâr al Fawâtiḥ (الخواطرُ السوانحُ في أسرارِ الفواتحِ). Pembahasan ini juga ditulis oleh ulama lain di karya tulis mereka -sebagai salah satu bab- seperti Imam Abu Syammah al Maqdisi dalam Nur al Masrâ fî Tafsîr Âyah al Isrâ (نورُ المسرَى في تفسيرِ آيةِ الإسرا), Imam Zarkasyi dalam al Burhân fî ‘Ulûm al Qur`ân (البرهانُ في علومِ القرآنِ), dan Imam Suyuthi dalam al Itqân fî ‘Ulûm al Qur`ân (الإتقانُ في علومِ القرآنِ).

Berikut ini 10 jenis pembukaan surat Quran beserta contoh dan keterangannya:

PEMBUKAAN JENIS PERTAMA: PUJIAN UNTUK ALLAH

Pujian untuk Allah ini bisa berupa tahmid (الْحَمْدُ), tasbih (سُبْحَانَ atau kata turunannya), dan tabârak (تَبَارَكَ). Imam Abu Syammah, Zarkasyi, dan Suyuthi berpendapat bahwa ada 14 surat yang dibuka dengan pujian untuk Allah, dengan rincian:

– 5 surat yang dibuka dengan tahmid (الْحَمْدُ, segala puji): Al Fatihah, al An’am, al Kahfi, Saba`, dan Fathir

– 7 surat yang dibuka dengan dengan tasbih (سُبْحَانَ atau kata turunannya): Al Isra` (سُبْحَانَ Maha Suci); al Hadid, al Hasyr, dan ash Shaff (سَبَّحَ, telah bertasbih); al Jumuah dan at Taghabun (يُسَبِّحُ, sedang bertasbih); serta al A’la (سَبِّحْ, bertasbihlah / sucikanlah)

– 2 surat yang dibuka dengan tabârak (تَبَارَكَ): Al Furqan dan al Mulk.

Di sini kita punya tiga catatan:

– Menurut ulama yang berpendapat bahwa surat al Fatihah dibuka dengan bismillah -dan sebenarnya kami mengikuti pendapat ini, maka ia termasuk dibuka dengan doa. Adapun menurut ulama yang berpendapat bahwa ia dibuka dengan alhamdulillah -seperti yang kami nukil di atas, ia termasuk surat yang dibuka dengan pujian untuk Allah

– Makna tahmid adalah segala pujian yang baik adalah milik Allah, dan makna tasbih adalah Maha Suci Allah dari kekurangan apapun. Adapun tabârak (تَبَارَكَ), para ulama berbeda pendapat antara ‘Maha Suci’ atau ‘Maha Memberkahi’, dan kami mengikuti pendapat kedua

– Seluruh surat yang dibuka Pujian untuk Allah ini bisa juga dimasukkan ke dalam golongan surat yang diawali dengan kalimat berita, kecuali:

 — Surat al A’la yang dibuka dengan perintah ‘سَبِّحْ’ (bertasbihlah). Surat al A’la bisa digolongkan ke dalam surat-surat yang dibuka dengan perintah dan yang dibuka dengan pujian untuk Allah

 — Surat al Fatihah: Menurut ulama yang mengatakan bahwa ia dibuka bismillah yang merupakan doa, ia bisa di masukkan ke golongan surat yang dibuka doa atau yang diawali pujian.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

PEMBUKAAN JENIS KEDUA: SUSUNAN HURUF ‘UNIK’

Ada 29 surat yang dibuka dengan susunan huruf unik ini, yaitu:

– 3 surat yang dibuka dengan 1 huruf: Shad (ص), Qaf (ق), dan al Qalam (ن)

– 9 surat yang dibuka dengan 2 huruf: Ghafir / al Mukmin, Fussilat, az Zukhruf, ad Dukhan, al Jatsiyah, dan as Sajdah (حم); an Naml (طس), Thaha (طه), serta Yasin (يس)

– 13 surat yang dibuka dengan 3 huruf: Al Baqarah, Ali Imran, al Ankabut, ar Rum, Luqman, dan as Sajdah (الم); Yunus, Hud, Yusuf, Ibrahim, dan al Hijr (الر); asy Syuara dan al Qasas (طسم)

– 2 surat yang dibuka dengan 4 huruf: Ar Ra’d (المر) dan al A’raf (المص)

– 2 surat yang dibuka dengan 5 huruf: Maryam (كهيعص) dan asy Syura (حم عسق).

Hikmah pembukaan berupa huruf-huruf unik ini adalah:

1. Untuk menarik perhatian orang agar mau mendengar bacaan Quran, khususnya di fase Mekkah dahulu para pemuka kafir melarang warga mendengarkan bacaan Quran

2. Tantangan dari Allah. Allah menyatakan bahwa Quran difirmankan dengan huruf-huruf yang bisa dikenali manusia, silahkan bagi penentang untuk membuat ‘Quran tandingan’.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

PEMBUKAAN JENIS KETIGA: PANGGILAN DARI ALLAH

Ada 10 surat yang dibuka dengan panggilan, yaitu:

– 5 surat yang dibuka dengan panggilan untuk Rasulullah ﷺ: Al Ahzab, ath Thalaq, dan at Tahrim (يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ, wahai nabi); al Muzammil (يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ, wahai orang yang berselimut), serta al Muddassir (يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ, wahai orang yang berselimut)

– 5 surat yang dibuka dengan panggilan untuk umat: An Nisa` dan al Hajj (يَا أَيُّهَا النَّاسُ, wahai sekalian manusia); al Maidah, al Hujurat, serta al Mumtahanah (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا, wahai orang-orang yang beriman).

Mayoritas ulama mengatakan bahwa -secara umum- bahwa ayat yang ditujukan untuk Rasulullah ﷺ juga berlaku untuk umat beliau, begitupun ayat yang ditujukan untuk umat juga berlaku untuk beliau.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•

Referensi:

Al Baḥr al Muḥîth karya Imam az Zarkasyi III/188-189

Al Burhân fî ‘Ulûm al Qur`ân karya Imam Zarkasyi hal. 117-127

Al Itqân fî ‘Ulûm al Qur`ân karya Imam Suyuthi -cet. Mujamma’ al Malik al Fahd- V/1827-1828 dan 1830

Al Wajîz fî Ushûl al Fiqh karya Dr. Abdul Karim Zaidan hal. 309-310.

Aysar at Tafâsîr li Kalâm al ‘Aliyy al Kabîr karya Syaikh Abu Bakr Jabir al Jazairi I/19

Fatḥ al Bayân fî Maqâshid al Qur`ân karya Syaikh Shiddiq Hasan Khan XI/279

Nur al Masrâ fî Tafsîr Âyah al Isrâ karya Imam Abu Syammah al Maqdisi hal. 27-29.

Related Articles

Leave a Comment