Allah menurunkan 114 surat Quran, dan surat-surat tersebut memiliki 10 jenis pembukaan. Di tulisan Bagian Pertama dan Bagian Kedua telah kami sampaikan tiga jenis yang pertama, dan inilah bagian terakhirnya:
PEMBUKAAN JENIS KEDELAPAN: PERTANYAAN
Ada 6 surat yang diawali dengan pertanyaan, yaitu surat al Insan, an Naba`, al Ghasyiyah, al Insyirah (asy Syarh), al Fil, dan al Maun.
Contoh penggunaan syarat sebagai pembukaan surat Quran adalah:
هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا
“Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?” (Surat al Insan: 1), dan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?” (Surat al Insyirah: 1).
Allah bertanya untuk berbagai hikmah -dan bukan bertanya karena tidak mengetahui, sebab Allah Maha Mengetahui. Fungsi pertanyaan dalam Quran adalah sebagai pengingkaran, celaan, penetapan (telah…), pengingat, isyarat tentang besarnya hal yang ditanyakan, ancaman, dan sebagainya.
Dan dalam dua contoh di atas, pertanyaan di awal surat an Naba` berfungsi untuk menunjukkan besarnya hal yang ditanyakan, dan di awal surat al Insyirah adalah untuk menetapkan ‘Kami telah melapangkan..’.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
PEMBUKAAN JENIS KESEMBILAN: DOA
Ada 3 surat yang diawali doa, yaitu surat at Tathfif, al Humazah, dan al Lahab (al Masad):
وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang” (Surat at Tathfif: 1),
وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ
“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela” (Surat al Humazah: 1), dan
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ
“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” (Surat al Lahab: 1).
Pembukaan jenis kesembilan ini bisa juga dimasukkan ke dalam pembukan jenis keempat, yaitu Kalimat Berita. Ini karena doa ‘kecelakaanlah’ dan ‘binasalah’ di surat-surat di atas pastilah terjadi, sehingga bisa dianggap sebagai berita.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
PEMBUKAAN JENIS KESEPULUH: TA’LIL (PENJELASAN SEBAB)
Surat dengan pembukaan jenis ini hanya ada satu yaitu surat Quraisy:
لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ
“Karena kebiasaan orang-orang Quraisy” (Surat Quraisy: 1).
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Memulai suatu pembicaraan dengan pembukaan yang menarik merupakan hal yang penting, karena itulah yang didengar oleh para pendengar. Dari pembuka inilah mereka memutuskan akan menyimak hingga akhir, atau tidak.
Oleh sebab itu, pembuka surat-surat Quran selalu menarik (bagi yang bisa memahaminya). Dan di masa dahulu, orang bisa masuk Islam hanya karena mendengar bacaan Quran.
•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
Referensi:
– Al Burhân fî ‘Ulûm al Qur`ân karya Imam Zarkasyi hal. 127-128
– Al Itqân fî ‘Ulûm al Qur`ân karya Imam Suyuthi -cet. Mujamma’ al Malik al Fahd- V/1701-1709, 1829-1830
– I’râb al Qur`ân wa Bayânuh karya Syaikh Muhyiddin ad Darwisy X/350 dan 515
– Nur al Masrâ fî Tafsîr Âyah al Isrâ karya Imam Abu Syammah al Maqdisi hal. 31-32.
